Announcement

Collapse
No announcement yet.

4 Langkah Membuat Studio Musik Dirumah

Collapse
X
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts

  • 4 Langkah Membuat Studio Musik Dirumah

    Punya hobi bermusik atau berprofesi sebagai seorang musisi, punya studio musik mini pribadi dirumah pasti menjadi salah satu impian. Selain lebih menghemat ongkos dan biaya sewa studio diluar, dengan adanya studio musik didalam rumah, kamu bisa lebih nyaman dan bebas menggunakan studio musik kapanpun yang kamu mau. Jika kamu serius didalam dunia musik, kamu pun bisa menjadikan studio kamu sebagai tempat rekaman pribadimu, jadi secara tidak langsung kamu juga bisa menimalisir pengeluaran ‘recording’ diluar. Namun, memang banyak sekali yang harus diperhatikan untuk membuat studio musik ini.

    Berikut Studiomusik.id rangkum, hal-hal apa saja yang perlu kamu perhatikan untuk membuat studio musik mini di rumah kamu :

    1. Ukuran studio musik

    Pada dasarnya membangun studio musik, sama dengan membangun ruangan untuk ‘home theatre’ , kamu butuh ruang atau ‘space’ yang bisa kamu gunakan untuk menjadi pondasi studio kamu. Selain itu, demi menjaga kenyamanan anggota keluargamu, usahakan tempat yang kamu pilih jarang dilalui oleh orang di rumah kamu. Biasanya orang banyak membangun studio musik di carport atau tidak di basement, namun ada juga yang membuat di area loteng rumahnya.

    Jika luasnya sendiri, standar untuk studio musik kamu bisa buat diukuran 4×5 meter persegi untuk meletakan semua perlengkapan musik kamu. Tapi, jika kamu berencana untuk menjadikan studio rekaman, kamu memerlukan space yang lebih besar untuk tempat mixing dan lain-lain. Nah, dengan demikian aktifitas kamu didalam studio pun jadi lebih nyaman.

    2. Tinggi plafon studio

    Ketinggian plafon juga menjadi salah satu struktur terpenting dalam membuat studio musik, lho. Jika kamu membuat studio dengan plafon yang tinggi, maka gelombang suara yang keluar pun akan semakin besar sehingga suara yang dihasilkan pun jadi kurang memuaskan. Dalam hal ini, kamu bisa membuat tinggi plafon dengan tinggi kira-kira 2,6-2,7 meter.

    Pada dasarnya membangun studio musik, sama dengan membangun ruangan untuk ‘home theatre’ , kamu butuh ruang atau ‘space’ yang bisa kamu gunakan untuk menjadi pondasi studio kamu. Selain itu, demi menjaga kenyamanan anggota keluargamu, usahakan tempat yang kamu pilih jarang dilalui oleh orang di rumah kamu. Biasanya orang banyak membangun studio musik di carport atau tidak di basement, namun ada juga yang membuat di area loteng rumahnya.

    3. Sound Insulation / Peredam suara

    Selain tingginya plafon yang menjadi struktur terpenting, peredam suara menjadi hal yang paling krusial untuk membuat studio terutama dirumah. Demi menjaga kenyamanan, kamu harus memperhatikan betul peredam suara yang kamu gunakan.

    Idealnya, dinding dan plafon terbuat dari beberapa lapisan drywall dengan penyelesaian kayu sebagai peredam suara. Lapisan ini juga berguna untuk mengatasi frekuensi dengung. Pertengahan frekuensi waktu gema adalah sekitar 1.2 detik dan datar dengan frekuensi. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan rockwool dan papan gypsum 12mm dengan dilapisi karpet dibagian luarnya untuk meredam suara.

    4. Aksesori studio

    Selain itu, untuk menutupi bagian lantai dan agar terasa lebih nyaman, pilihlah penutup lantai yang nyaman dipijak. Untuk memperindah studio, pilihlah warna yang sama dengan tone dindin kamu dan tambahkan aksesori seperti foto favorit musisi kamu tau band kesukaan kamu. Dan jika kamu berencana untuk mencari perlalatan musik untuk studio minimu, kamu bisa mencari informasinya di Studiomusik.id.

    Berikut beberapa hal yang harus kamu perhatikan jika kamu berencana untuk membuat studio musik mini di rumah kamu. Selamat mencoba dan terus semangat bermusik yah.

    Sumber
    Sound insulation berfungsi untuk meredam suara pada suatu ruangan, sehingga ruangan anda bebas dari suara bising yang mengganggu
Working...
X