Announcement

Collapse
No announcement yet.

editorial

Collapse
This is a sticky topic.
X
X
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts

  • editorial

    forum ini membahas permasalahan seputar penataan dan permasalahan seputar acoustic di studio maupun di ruang tempat kita berlatih. Spt yg kita tahu acoustic ini erat kaitannya dengan apa yang telinga kita dengar, sering permasalahan ini menjadi serius apabila sudah masuk ke dalam dunia rekaman. Banyak banget sih yang bisa kita bahas, kebetulan gw kerja di bidang ini, kt bisa berbagi pengalaman sekaligus ngobrol-ngobrol biar bisa saling kenal. Permasalahan yang ada bisa berbeda-beda, nanti kita bisa bahas lebih jauh lagi. Gw tunggu ya.

  • #2
    WOWW...ini keren banget nih..penting banget cool!!!
    nanti ya aku boleh tanya2 mas andreas..maulah aku belajar ya..thx!!!
    http://www.facebook.com/pages/Ponco-Satrio/109795743480?v=wall&viewas=44014110

    Comment


    • #3
      yahuiiiii, selamat ya dan salam kenal.

      kebetulan gw juga kuliah di bidang arsitektur.
      bisa nih buat belajar seputar akustik2an.

      keren banget nih,
      .
      Buat teman2 yang berdomisili di wilayah DI Yogyakarta,
      silakan bergabung di sini : http://musisi.com/showthread.php?t=5608

      Comment


      • #4
        wah salam kenal juga yah, ntar saya boleh nanya2 ya n minta ilmunya yaahhh
        Muangaaannn tok ae (kata bang `mpel)

        gitaris yang doyan banget makan ayam

        Comment


        • #5
          welkom aboard yak bang Andreas ..

          ngomong2 .. kenalan dulu donk sebelum dpt jatah threads gini dr si boss, misalnya apa emang sehari2 kerjanya di studio yak ?

          Cheers,
          ..~ www.facebook.com/mpel2k ~..

          Comment


          • #6
            Akhirnya ada juga nih thread..abis di satu majalah musik katanya mau bahas ni topik..tapi sampai sekarang ga ada jadi nya..huhhh... malah disini dah ada...Congratulation deh...
            Ok pertanyaan pertama nih... Kalo mbikin studio.. peredam yang bagus tapi murah tu apa toh??? trus katanya pake sistem "ngambang"maksudnya gimana yah...Thanks
            "....The Cubby Guitaris...."

            Comment


            • #7
              Maksudnya sistem ngambang / floating, itu untuk menghindari suara yang bersifat getaran (low freqwensi) merambat / beresonansi ke luar ruangan. Manfaat dari floating ini dapat meminimalisir suara yang merambat, suara beresonansi di sekitar area yang kita buat mengambang. Jadi hanya sisa/ bayang-bayang suara yang masih terdengar dan tidak beresiko mengganggu. Karena sifat suara selain menyerap, memantul, dia juga merambat. Hal yang ketiga inilah yang kadang tidak terdeteksi, karena sifatnya tidak begitu berpengaruh terhadap kualitas suara.

              Lain ceritanya kalau kita membangun studio tersebut di basement, dia tidak lagi perlu floating lantai, kecuali di basement tersebut terbagi beberapa ruang.
              Floating sendiri terdiri dari floating lantai, floating ceiling dan floating dinding. Floating lantai seperti yang sudah kita bahas di atas.
              Floating ceiling dipakai apabila kondisi bangunan terdapat ruangan di atasnya, ataau apabila kondisi bangunan atapnya tidak berupa dak beton.
              Floating dinding maksudnya double dinding bata(disarankan) dengan jarak 5 cm untuk resonansi suara.

              Kalo peredam yang baik dan murah bukan tergantung dari merk dan harga, tapi lebih pada ketepatan peletakan acoustic treatment tersebut. Spt dibahas di atas, suara itu menyerap, memantul, dan beresonansi. Selain itu perlu kita ingat frequensi suara terdiri dari 3 bagian High, mid dan low, yang ketiganya harus ditata sedemikian rupa sehingga balance. (seperti kalo kita mixing lah). Karena setiap benda memiliki daya penyerapan dan pemantulan yang berbeda-beda, tergantung kebutuhan. Itu pula makanya kita juga dari awal perlu mempertimbangkan fungsi ruang tadi, sehingga tidak terjadi pemborosan yang berlebihan yang tidak dibutuhkan.

              Gimana? Rasanya cukup jelas deh.
              TQ!!!

              Comment


              • #8
                Iya, tq!!! Salam kenal juga,... kebetulan aja nih banyak pertanyaan seputar acoustic yang nyasar ke tempat Kinwie, udah disaranin email ke gw, cuma nggak ada yang nanya.. Emang enaknya dibuat forum aja kayak gini, pas kebetulan ada di komunitasnya, tul kan?
                Gw tawarin si boss, gayung bersambut,... kebetulan gw juga abis buatin studionya, kalo jelek wah nggak dapet jatah threads gini... he..he...!!!

                Comment


                • #9
                  Mudah2an juga kt bisa saling tukar pengalaman!!
                  Ditunggu deh pengalaman n' pertanyaan2nya..

                  Comment


                  • #10
                    Lam knal bang andreas

                    Gw mo nanya neh, yg dimaksud bang andreas tuh peredam di studio ya? gimana nentuin bahannya? ada prtimbangannya ga thdp suhu didalam sto sama jenis bahan yg kita pilih? biasanya tuh floating tuh kan ada bolong2nya dan besar lubangnya jg beda2, apa maksdnya? apa ada pengaruhnya sama freq (L,M,H) yg akan diserap?

                    sekian
                    thx...
                    I Like Rock....

                    Comment


                    • #11
                      asyikkkk, baru tau gw ada thread begini, hehehe lam kenal om andreas, and sukses buat om mayzan studio, kapan kapan kita take drum disono ah.. buat pop bole kan om mayzan?

                      oh ya gini om andreas,
                      konsep floating wall, buatnya gimana? lets say, i have a spare room, 4X5 meter, blom diskat, trus gw skat pake kayu balok 4X6 buat pintu studio (no control room yet, for practice only) trus pakein gypsum,

                      kasusnya, dibagian dinding beton, juga gw pasangin kayu 4X6, so dapet space 6 cm, dari dinding ke gypsum, sampai tahap ini bener gak? kalo setelah gypsum gw pasang glasswool, dan karpet, cukup gak???

                      tolong koreksi ya om andreas, masi ijo bgt neh dalam hal pembuatan studio, hehehe :d

                      thanks bgt sebelumnya
                      will be out soon enouf....

                      ayo klik ini,... dijamin keren,.. :d :d

                      www.myspace.com/trailblazerworld

                      Comment


                      • #12
                        Originally posted by JIMY
                        Lam knal bang andreas

                        Gw mo nanya neh, yg dimaksud bang andreas tuh peredam di studio ya? gimana nentuin bahannya? ada prtimbangannya ga thdp suhu didalam sto sama jenis bahan yg kita pilih? biasanya tuh floating tuh kan ada bolong2nya dan besar lubangnya jg beda2, apa maksdnya? apa ada pengaruhnya sama freq (L,M,H) yg akan diserap?

                        sekian
                        thx...

                        Orang kebanyakan berpikir acoustic=peredam, padahal yang dimaksud peredam itu kan sesuatu yang berfungsi untuk meminimalisir kebisingan. Acoustic itu justru mengatur kwalitas suara di dalam ruangan agar seimbang diantara freq tsb. Selain itu juga mengatur agar tidak terjadi pantulan / echo yang berlebihan selain dipikirkan pula penyebaran suara tersebut supaya merata ke seluruh ruangan.

                        Nah nentuin bahannya tidak harus selalu bersifat menyerap, tetapi kadang kita membutuhkan bahan justru yang bersifat memantul. Biasanya bahan yang bersifat memantul memiliki sifat keras / solid kebalikan dari absorb. Tetapi peletakannya harus sesuai, dia tidak boleh diletakan berhadapan / paralel dengan bidang yang memiliki sifat sama, hal ini akan menimbulkan echo. Pertimbangan terhadap suhu biasanya lebih kepada fungsi ruangan tersebut, umumnya studio memiliki suhu yang stabil. Karena selain ruangan wajib tertutup (supaya tidak ada suara yang keluar / masuk secara langsung), dia menggunakan AC. Jadi tidak ada masalah dalam pemilihan bahan, kecuali untuk ruangan semi terbuka yang suhunya berubah-ubah.

                        Floating tidak bolong-bolong, justru dihindari apabila ada lubang. Mungkin yang dimaksud broadband absorber, bahan ini berfungsi menyerap frekwensi High. Pada situasi tertentu di dinding menggunakan bahan keras yang dilubangi supaya freq high dapat mudah diserap. Semakin besar lubangnya semakin baik, tetapi tentu saja akan sedikit mengganggu.

                        trim's!

                        Comment


                        • #13
                          Originally posted by dave_hetfield
                          asyikkkk, baru tau gw ada thread begini, hehehe lam kenal om andreas, and sukses buat om mayzan studio, kapan kapan kita take drum disono ah.. buat pop bole kan om mayzan?

                          oh ya gini om andreas,
                          konsep floating wall, buatnya gimana? lets say, i have a spare room, 4X5 meter, blom diskat, trus gw skat pake kayu balok 4X6 buat pintu studio (no control room yet, for practice only) trus pakein gypsum,

                          kasusnya, dibagian dinding beton, juga gw pasangin kayu 4X6, so dapet space 6 cm, dari dinding ke gypsum, sampai tahap ini bener gak? kalo setelah gypsum gw pasang glasswool, dan karpet, cukup gak???

                          tolong koreksi ya om andreas, masi ijo bgt neh dalam hal pembuatan studio, hehehe :d

                          thanks bgt sebelumnya
                          Konsep floating wall sebenarnya lebih kepada kedap suara, tidak banyak pengaruh thdp kualitas suara di dalamnya. Dinding dibuat double dengan jarak 5 cm yang berfungsi sebagai area bayang2 suara utk beresonansi. Bayang2 suara tersebut tertahan oleh dinding satunya lagi, sehingga kekuatannya tidak lagi mampu menembus dinding.

                          Untuk pintu studio tdk perlu tebal (min 5 cm) tetapi harus menggunakan bahan yang benar2 solid. Tdk harus kayu solid, bisa menggunakan partikel board / triplek, tetapi jangan dibuat rongga di dalamnya. Bila perlu dibuat double pintu, supaya lebih kedap. Suara sulit menembus bidang yang solid, dia justru memantul kembali. Yang ideal sebenarnya bila ada ruangan yang berfungsi sebagai sound lock, maksudnya antara 2 pintu tersebut diberi jarak yang menyerupai sebuah ruangan kecil.

                          Dinding dipasang kaso 4/6 sudah benar, gypsum yang dipasang berfungsi sedikit sekali menahan suara yang keluar. Apabila tidak memungkinkan dibuat double dinding, bisa juga gypsum ini dipasang sekaligus 2 lapis, tetapi jarak ke dinding diberi glasswool. Setelah itu baru glasswool yang ditutup dengan bahan yang sifatnya memudahkan freq high menyerap. (mis. kain / fabric).

                          Jangan lupa!! Yang paling penting justru floating lantai, karena freq low memiliki sifat getaran yang merambat melalui lantai. juga diusahakan tetap ada bidang yang memiliki sifat memantul, supaya tidak terjadi 'dead room'.

                          Sampe sini sih untuk 'practice only' rasanya sih cukup...

                          Comment


                          • #14
                            waaa bagusnya abis kaso 4x6 kalo bukan gypsum apa donk om andreas? partikel board/triplex? kalo pake dobel gypsum, kayaknya masangnya rada susah, gypsum soalnya rentan bgt. trus glasswoolnya yang density brapa? 16/36 ato ada yang laen?

                            which wil be the best 16(yang kuning kalo gak salah)/36(yang ijo abu abu) for space betwen wall?

                            gimana seh cara buat room with in a room (creating a space between walls) yang bener om andreas?? :?
                            will be out soon enouf....

                            ayo klik ini,... dijamin keren,.. :d :d

                            www.myspace.com/trailblazerworld

                            Comment


                            • #15
                              mas andreas kalo bikin studio di lantai 2 dan itu dempet ama lantai 2nya tetangga.. nah utk peredam suaranya biar ga kluar tuh pake yg gimana dan settingnya studio gimana ?

                              temen saya pernah saranin utk pake dobel pintu.. tapi kamarnya udah jadi dari dulu dan baru2 ini mau dijadiin studio dan itu cuma single pintu..
                              untuk ukuran ruang seh sedengan lah..

                              oh ya, apakah bakal ada pengaruh ke komputer ya karena posisinya yang ada di dalam ruangan tanpa ada pembatas apapun? (kompie saya ada di dalem ruangan itu dan ga mungkin dipindah)
                              "It's all on this giant fiberoptic system tied into the Pentagon and they are monitoring everything we do and we're all gonna die"
                              - Tom DeLonge (ex blink-182, Angels and Airwaves)

                              Comment

                              Working...
                              X